Sudah lama sekali
Tapi kau masih saja sulit dihubungi
Jarak mungkin tak seberapa jauh
Antara kau dan aku
Tak perlu menyeberangi lautan
Tak harus mendaki pegunungan
Tak ada rimbunnya hutan
Ataupun terjalnya jalan
Meski ada jurang
Yang begitu dalam,
Begitu lebar
Di hatiku,
Di hatimu
Ku hanya ingin ucapkan maaf
Tapi telponmu nggak kau angkat
Sms nggak kau balas
Apa aku harus memelas?
Kenapa juga kau selalu minta maaf padaku
Setiap kali aku telpon kamu
“Maaf nomer yang anda tuju bla bla bla blu blu blu…”
Asal kau tahu, ku sudah memaafkanmu
Sejak dulu
September 17, 2010
Advertisement
Ah…, kenapa perempuan seperti itu ya, hmm.., tapi seperti itulah seseorang adanya, saya mungkin tidak bisa memahami, namun bukan berarti tidak bisa menerima
.
(ha ha…, apaan coba).
hahaha… dari dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir..
Wih…, nanti iklan es krim cinta pada ndak laku